Jangan Memakai Celana Jeans Saat Mendaki, Berikut Alasannya!

Cawarbonds – Banyak pendaki-pendaki amatir yang ingin mendaki gunung, meniru adegan indah yang mereka saksikan di bioskop tanpa dibekali pengetahuan yang cukup. Banyak yang memakai celana jeans ketika mendaki, persis seperti apa yang ada di dalam film dimana aktor dan aktrisnya memakai celana jenis ini dalam pendakian mereka. Padahal, celana jeans sangat berbahaya untuk kegiatan outdoor, terutama pendakian gunung. Maka, kamu yang masih mengenakan celana jeans untuk kegiatan alam, kamu harus menghentikan kebiasaan itu. Berikut lima alasannya:

1. Bahannya berat

Bahan jeans adalah bahan kain yang seratnya rapat dan tebal. Memakainya di kehidupan sehari-hari saja sangat berat. Apalagi jika kita memakainya di kegiatan yang cukup menguras banyak energi seperti mendaki gunung. Terutama jika celana jeans itu ketat. Kita pasti tidak bisa leluasa bergerak. Padahal kegiatan pendakian menuntut kita bergerak dengan mudah, bebas, dan sebisa mungkin celana yang kita pakai sangat ringan.

2. Mudah basah namun susah kering

Jika celana jeans terkena air, misalnya hujan, maka akan sangat mudah sekali basah. Jangankan hujan, kabut tipis yang kita lalui saja juga mengandung air yang membuat celana jeans mudah basah. Selain itu, jika sudah basah, celana jeans akan sangat susah untuk kering. Akan berbeda dengan bahan kain lain yang lebih tipis dan lebih ringan. Padahal dalam mendaki gunung, kita harus emngusahakan sebisa mungkin agar segala hal yang menempel di tubuh kita kering.

3. Tidak mampu menghangatkan

Celana jeans tidak memiliki sifat insulasi panas. Tidak seperti bahan kain parasut, polar, atau bahan kain quickdry, jeans tidak akan memberikan kita kehangatan, sekalipun kita sudah masuk ke dalam tenda dan sleeping bag. Kita akan tetap merasa dingin. Dan jika bagian kaku dingin, maka bagian lain dalam tubuh kita juga akan dingin. Ini akan berbahaya.

4. Bisa-bisa kamu terserang hipotemia

Dari ketiga poin di atas, jeans memang tdak layak untuk dijadikan bahan pakaian saat mendaki gunung. Buang jauh-jauh keinginan untuk mengenakan celana jeans di gunung. Jika tidak, bisa-bisa kamu terkena hipotemia. Sangat menyeramkan, karena hipotemia bisa mengacaukan syaraf dan paling parahnya bisa berujung pada kematian.

5. Boros ruang dalam pengemasannya

Selain berat, celana jeans juga susah untuk dilipat atau digulung. Terutama yang bahannya kaku. Sudah barang tentu jika kita tidak ingin membawa beban berlebih saat mendaki gunung. Celana jeans sangat susah untuk di-packing karena akan menghabiskan space yang besar dalam pengemasannya. Lebih baik kamu membawa celana lain yang lebih praktis dan ringan.

Related Posts